>
Wahai Ayah Tiriku, Betapa Besar dan Hitamnya Kontolmu
Tapi aku belum bisa pastikan, sebab siapa tahu rumah kostku itu masih kosong. kok buang hajatnya terlalu lama, jangan-jangan mencret-mencret, ada obat di rumah” katanya sambil tertawa kecil dan memandangiku dengan penuh arti. Bokep Semua serba harus teratur, terkontrol dan harus minta izin jika mau keluar rumah. ayo kita berangkat sekarang” kataku sambil berdiri. Dalam hatiku memang itu yang kuharapkan.“Oh, sedang makan yah?
